Manusia dan Puisi Lainnya

Manusia dan Puisi Lainnya

Penulis: Lana Husna Faradisa*

Bangkit


Hujan turun dengan tenang
Terus menerus tanpa halangan
Payung masih dalam genggam
Kuberdiri tanpa angan


Angin dingin berembus
Payung kulepas
Aku merasa panas
Namun hujan membuatku bernafas

Kutatap langit dengan mata terpejam
Rasa panas berangsur memudar
Aku berjalan tanpa arah
Hanya asal kaki melangkah

Hujan berhenti
Muncul pelangi
Aku pun tersenyum
Aku telah menemukan kunci


Manusia


Sebuah kata terucap
Rasa takut menyeruak
Berteriak dalam gelap
Tidak!
Gelisah mencuat
Terus terngiang

Maaf
Ucap pengucap
Takut pun berucap
Jalan ada ditanganmu
Pengucap gelisah
Takut pun mengucap maaf

Berputar dan berputar
Sadar rasa khawatir
Kehilangan juga akhir
Sekali lagi hanya khawatir
Apalah daya
Dasar manusia

 

 

Diam

 

Dalam hati gelap

Rasa suka merayap

Kumpulan teka teki labirin tak terjawab

Apa siapa mengapa menguap

 

Takut

Alasan kuat borgol menetap

Bersama mata yang terus menatap

 

Dalam hati tersirat kata

Tahukah kau

Terkadang, semakin dalam cinta

Semakin ingin kau bersembunyi darinya

 

 

Cinta

 

Walau seteguk namun berbahaya

Melumpuhkan segala indra

Semua terbang indah dalam khayal

Memunculkan tanya

Apa aku telah buta?

 

 

*Berdomisili di Desa Curug Kec. Tegowanu Kab. Grobogan Jawa Tengah. Bisa ditemui di Instragram: adisafara_1 dan Facebook: Faradisa Faihaq

0 Response to "Manusia dan Puisi Lainnya"

Post a Comment

Pilihan Redaksi

Sebuah Buku Berjudul “Macam-macam Gaya Seks untuk Pemula”

Sumber Foto: cuandernoderetazos.wordpress.com Penulis: Ameera Matahari* Hotel mewah yang berisi lebih dari dua puluh lantai d...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel