Masalah dan Masalah

Masalah dan Masalah

Penulis: Mohammad Zainur Riza Fahlevi

Hidup adalah tempatnya masalah. Dan hidup juga adalah pergulatan gejolak masalah dunianya sendiri. Tanpa masalah, hidup manusia mungkin takkan bergerak bak orang mati. Hidup seakan hampa dan kering tanpa keinginan dan harapan untuk dicari. Sebab, masalah-masalah manusia tidak pernah berhenti, kecuali ia telah mati.

Masalah itu amat beragam dan abstrak tak jelas. Ia bisa hadir terlihat ataupun tak terlihat. Ia bagaikan bayangan manusia yang selalu menemani setiap hari. Ia bisa terbentuk dengan gesekan, benturan, pertarungan ataupun tanpa adanya apapun juga. Masalah itu seperti wujud kehidupan manusia itu sendiri karena rantaian dari sebab-akibat hukum duniawi.

Untuk itu, dalam proses pembentukan manusia yang sempurna sesuai kodrat illahi, masalah adalah bagian penting untuk dijalani. Masalah bukanlah momok yang harus ditakuti dan dihindari melainkan dipahami dan dimengerti. Dengannya, kita akan lebih memahami tentang arti sebenarnya hidup yang sejati.

Dalam prosesnya itu, kita selalu dituntut untuk bergumul dengan konflik yang permasalahannya tak akan pernah kita tahu kapan akan batas akhirnya. Dan  dimanakah ujung dan pangkalnya itu sendiri. Sebab, masalah itu bisa berkembang dan selesai dengan menarik garis awal dan akhirnya dalam seluruh rangkaian batas tindakan dan perbuatannya. Namun itu juga akan menciptakan cerita masalah baru yang harus di handle untuk diselesaikan kembali.

Seperti halnya sebuah kisah cerita tentang dunia kita ini. Barangkali kita belum menyelesaikan masalah kisah adam dan hawa. Karena tindak-tanduk di taman firdaus dahulu kala itu berlanjut ke nabi ibrahim, musa, julius cesar, terus perang dunia I, perang dunia II, resesi ekonomi dunia 1979-1980, virus corona 2020, dan masih akan dilanjutkan dengan peristiwa-peristiwa besar yang masih akan dialami umat manusia dalam abad yang mendatang nanti. Dan semua itu berasal dari awal-mula peristiwa di taman firdaus yang kala itu terjadi.

Mungkin, benar pula pendapat yang mengatakan, bahwa sebenarnya apa yang disebut 'penyelesaian' itu sebetulnya tidak ada. Sebab, akhir dari suatu kejadian atau peristiwa akan menjadi awal dari kejadian baru. Dan akhir dari sebuah kisah itu akan menjadi sebuah diskusi yang pada gilirannya menjadi bagian dari kisah baru yang berikutnya.

Kekhawatiran Akut

Suatu dalam proses biasanya selalu dituntut untuk bermain dengan masalah, bergumul dengan masalah, dan berteman dengan masalah. Semua itu demi apa, agar melatih kepekaan dan kejelian dalam melihat dan menghadapi masalah-masalah kehidupan yang akan terjadi. Dan dalam proses itu ada beragam bentuk masalah, yang pada pointnya masalah itu  terkategorikan tiga dalam bentuk perkembangan konflik. Yaitu, keresahan, kepentingan dan kekhawatiran.

Ketiga hal tersebut, setiap manusia pasti mempunyainya. Tak bisa dipungkiri, semua pasti akan tergerak dalam pertarungan lingkaran gelanggang tersebut. Sebab, semua ketiga itu adalah ikatan motorik yang menjadi gerak tindakan dan perbuatan manusia. Dan dengan gempuran tersebut, kita akan dipaksa untuk mencari resolusi dalam masalah yang ada.

Pertama, keresahan adalah insting manusia untuk bergerak sesuai yang diinginkan. Seperti, ketika lapar kita pasti akan mencari makan, ini adalah sifat alamiah kita sendiri. Tanpa diperintah, ia pasti akan menjalankan dirinya sendiri. Dan keresahan itu terus bergerak dengan sesuai kebutuhannya dan kadang bertabrakan dengan keresahan manusia yang lain. Maka semua itu akan menjadi masalah keresahan yang kompleks. Ini adalah bentuk bagian dari manusia yang sebagai mahkluk sosial yang tak dapat berdiri sendiri.

Kedua, kepentingan, ini adalah sifat manusia yang personal selain manusia adalah mahluk sosial, bahwa manusia itu juga mempunyai zoan politician. Ia selalu ingin mendapatkan apa yang dia inginkan dan dia harapkan. Ia seakan berusaha untuk menguasai dan memiliki segala sesuatu yang untuk dirinya sendiri atau kepentingannya. Maka dalam pertarungannya, kepentingan acapkali menggunakan strategi, entah itu private ataupun sosial.

Ketiga, kekhawatiran. Sebuah tindakan ragu-ragu yang penuh cemas akan sesuatu. Ini adalah bagian yang ada dalam hidup. Ia bisa takut, curiga, berkhayal tentang yang akan datang. Maka kadang ia mencari kesalahan dan kebenaran untuk menguatkan kekhawatirannya. Apapun akan dilakukan untuk menghilangkan kekhawatiran yang menjerat dirinya tersebut.

Sederhananya, dalam permasalahan dunia masalah, manusia adalah tempatnya salah. Dan dalam politik, hal ini sering menjadi konsep pertarungan masalah. Seperti, konsep yang mencari masalah, membuat masalah yang sudah ada, dan menciptakan masalah yang belum ada. Bahwa ini pertarungan kepentingan ide dan gagasan yang ingin diperjuangkannya.

Untuk itu, selagi dalam proses pembelajaran hidup, masalah perlu diselami untuk harus segera diselesaikan untuk dicarikan sebuah solusi. Dan solusi itu pun tak sekedar win solusion yang secara rasional dan benar, tapi solusi itu yang sesuai konteks dan kebutuhannya. Dengannya, kedewasaan berpikir kita pun akan bertambah dalam melihat realitas sosial yang ada.

Dan ketika masalah telah selesai kita jangan lega dulu dan nyenyak dalam zona aman yang lelap. Karena masalah pasti akan datang kembali layaknya roda kehidupan. Dan untuk itulah kita harus selalu mawas diri dalam menentukan sikap dan perbuatan yang telah dipilihnya.

Pada kesimpulannya, masalah adalah cobaan hidup yang harus dijalani oleh manusia. Karena tiap masalah yang terjalin, akan menjadi bagian karya alam semesta yang universal. Hingga kadang bagi yang sudah terbiasa dengan masalah, masalah bukanlah lagi menjadi beban masalah. Dan bagi yang buta, masalah itu akan terus menghimpit dan menggerusnya. Oleh itu, nikmatilah masalah dengan layaknya cumbu cinta yang tak pernah pudar belaian hikmahnya.

 

 

Bisa ditemui di; Facebook: punkrock_alvin@yahoo.co.id, Instagram: catatan_fahlevi

0 Response to "Masalah dan Masalah"

Post a Comment

Pilihan Redaksi

Sebuah Buku Berjudul “Macam-macam Gaya Seks untuk Pemula”

Sumber Foto: cuandernoderetazos.wordpress.com Penulis: Ameera Matahari* Hotel mewah yang berisi lebih dari dua puluh lantai d...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel