Siapa Bilang Kuliah Jurusan PAUD Engga Penting?


Siapa Bilang Kuliah Jurusan PAUD Engga Penting?

Penulis: Ainul Luthfia Al Firda 



Masa kanak-kanak adalah sebuah masa di mana seorang anak cenderung lebih aktif. Pada masa ini seharusnya anak-anak mendapat perhatian yang lebih, terutama persoalan tentang pendidikan dan perkembangannya. Selain itu, masa kanak-kanak adalah masa di mana anak lebih suka dengan permainan, sebab dengan permainanlah daya serap otak anak akan diuji. 


M. Quraish Shihab menjelaskan bahwasanya proses pembentukan watak akan berjalan sepanjang usia, dan watak lahir dari hubungan yang diperoleh. Mulai dari pendidikan, interaksi dengan manusia, benda-benda, bahkan peristiwa tak terduga. Namun dapat dipastikan adanya kesinambungan pengalaman yang didapat pada masa kanak-kanak dengan masa dewasa.  Oleh karena itu, peran seorang pendidik di masa kanak-kanak sangatlah dibutuhkan. 


PAUD atau Pendidikan Anak Usia Dini, merupakan jenjang pendidikan sebelum anak memasuki sekolah dasar, yang ditujukan bagi anak usia 0-6 tahun. Tujuan dari PAUD sendiri adalah untuk memberikan stimulasi yang memadai terkait tumbuh kembang anak, baik itu secara jasmani, rohani dan intelektual. Idealnya, usia seorang anak boleh sekolah ialah ketika ia memasuki usia 4 tahun bagi PAUD dan 5 tahun untuk Taman Kanak-kanak (TK). Sedangkan anak usia 3,5 tahun, boleh mengikuti Kegiatan Bermain atau KB.


Ketika seorang anak telah memasuki usia 4 tahun, maka secara tidak langsung inilah fase menyenangkan baginya. Sebab, di usia ini anak cenderung mencoba hal-hal baru yang berhubungan dengan dirinya, cenderung lebih aktif, dan belajar mengenali dirinya sendiri.


Akan tetapi, perkembangan anak pada usia 4 tahun juga tidak dapat dipukul rata. Sebab tiap anak memiliki proses berkembangnya masing-masing. Hal yang perlu dilakukan oleh orang tua ialah lebih intens dalam mendampinginya dan mengenalkannya pada dunia baru. Mulai dari melatih kemampuan sosial, melatih kemampuan berbahasanya, bahkan melatih perkembangan fisiknya. 


Ketika anak memasuki usia 4 tahun, sebagian besar orang tua lebih memilih untuk menyekolahkan anaknya di PAUD. Alasannya tentu saja beragam dan menyesuaikan kondisi masing-masing. Hal yang perlu diketahui adalah, Pendidikan Anak Usia Dini tentu berbeda dengan Taman Kanak-kanak. Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Naisonal Nomor 13 Tahun 2005, PAUD adalah pendidikan non formal yang menjadi alternatif pemenuhan hak pendidikan seorang anak, di samping telah tersedianya TK atau Taman Pendidikan Al-Quran. 


Meskipun peran seorang ibu yang notabene adalah madrasah al-ula atau sekolah pertama bagi anak-anaknya, menyekolahkan anak di usia 4 tahun tidak menjadikan masalah baginya. Sebab, seorang guru PAUD juga dibekali ilmu dan materi yang dapat mereka salurkan pada kegiatan belajar mengajar.


Melihat semakin banyaknya orang tua yang memilih memasukkan anaknya ke dalam PAUD, peran guru PAUD menjadi sama pentingnya dengan orang tua dalam mendidik anak usia 4 tahun. Lantaran itu, seorang pendidik perlu kehati-hatian dalam penyampaian pelajaran bagi anak-anak. Karena ilmu yang diberikan pada masa kanak-kanak cenderung lebih mudah melekat di dalam naluri sang anak, dan seorang anak pada usia ini lebih sering mengikuti apa yang diucapkan oleh gurunya. 


Pentingnya kehati-hatian seorang guru PAUD dalam mengajar, dan yang selalu ia dapatkan semasa kuliah, nyatanya tidak banyak yang mengetahui. Sebab sebagian orang hanya melihat kegiatan yang diajarkannya seperti tepuk-tepuk, nyanyi, bermain bahkan senam. Salah seorang teman saya pernah berkata, bahwa kuliah di jurusan PAUD tidak semudah yang dibayangkan orang-orang.


Sebut saja Laila, ia adalah salah satu mahasiswa PAUD di salah satu kampus yang terletak di Yogyakarta. Laila pernah bercerita tentang keluh kesahnya belajar di jurusan PAUD. Bahkan ia juga pernah meluapkan kekesalannya saat ia mendengar seseorang mengatakan “Kuliah jurusan PAUD itu engga penting, wong kerjaane cuman tepuk-tepuk, nyanyi-nyanyi. Ngapain pakai sekolah segala?” 


Hello Sist and Bro! Kuliah jurusan PAUD itu merupakan salah satu jurusan yang mengasyikan. Meskipun banyak stigma yang menganggap kuliah di jurusan ini hanya tepuk-tepuk dan nyanyi-nyanyi, justru kuliah di jurusan PAUD itu jadi ladang kita untuk mempersiapkan diri menjadi orang tua. Jadi kita bisa belajar lebih banyak tentang proses tumbuh-kembang anak, dan pelajaran apa saja yang layak diberikan kepadanya. Bahkan, kita juga bisa menciptakan media pembelajaran sendiri bagi anak-anak kita kelak. Cielah bahas anak tapi belom punya anak. 


Pentingnya kuliah di jurusan PAUD itu menuntut mahasiswa untuk belajar menetralkan suasana; antara suasana pribadi dengan lingkungan sekolah. Mahasiswa PAUD harus belajar dan dituntut bagaimana mengkondisikan dirinya menjadi periang dan focus. Sebab untuk menyampaikan materi kepada murid, seorang guru harus selalu tampil menyenangkan, terlebih bagi murid anak usia dini. Hal ini dikarenakan murid lebih senang menerima materi ketika seorang guru dapat merangkul hatinya dengan suasananya yang bahagia.


Kuliah di jurusan PAUD mempelajari banyak hal yang dapat dijadikan panduan ketika ia mengajar di sekolah nantinya. Seorang guru PAUD juga dituntut untuk memahami dan mengenali perkembangan seorang murid. Mulai dari perkembangan motorik anak, perkembangan sosialnya, bahkan seorang guru juga harus menyediakan materi bermain dengan menggunakan alat peraga yang menguji cara berfikir.


Hal-hal tersebut harus dipahami, dipelajari dan dibuat oleh seorang mahasiswa PAUD, yang pada dasarnya sulit jika sekadar diucapkan. Salah satu contohnya ialah membuat permainan dengan alat peraga, misalnya permainan yang  berhubungan dengan menempel barang, menggunting kertas atau menyusun balok. Memang terlihat gampang dan sederana, akan tetapi tidak semudah cara keluarnya komentar-komentar yang sinis.


Lebih jauh lagi, kuliah jurusan PAUD harus menciptakan permainan baru setiap minggunya. Bukan hanya permainan saja, di jurusan ini juga dituntut untuk menciptakan lagu baru bagi anak-anak dan membuat gerakan senam yang ramah bagi anak. Sesekali mahasiswa PAUD juga dituntut untuk belajar mengkonsultasikan perkembangan anak dengan walinya semasa di sekolah. Oleh sebab itu, saat mahasiswa PAUD turun ke lapangan dan dituntuk untuk mengajar, di situlah pentingnya kuliah jurusan PAUD terlihat. 


Alasan lain pentingnya kuliah di jurusan PAUD ialah kita harus mempersiapkan metode pembelajaran dengan mempertimbangkan banyak hal. Sebab kesalahan dalam metode pembelajaran dapat memengaruhi tumbuh kembang motorik anak. Apalagi anak usia dini yang sangat rentan jika perkembangan dan daya serapnya tidak diperhatikan dengan serius. Itulah mengapa kuliah jurusan PAUD sangat penting.


Nah, setelah mengetahui sedikit informasi ini, maka boleh dong kalo mahasiswa PAUD bilang, “Wong anak orang aja tak perhatiin apalagi anak kita kelak? Hehehe....”.



Alumni UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Berdomisili di Boyolali. Bisa ditemui di Instagram; @Firdaainul. Sedang memulai dunia tulis menulis dan menggemari sesuatu yang berhubungan dengan kesetaraan~

Pilihan Redaksi

Sebuah Buku Berjudul “Macam-macam Gaya Seks untuk Pemula”

Sumber Foto: cuandernoderetazos.wordpress.com Penulis: Ameera Matahari* Hotel mewah yang berisi lebih dari dua puluh lantai d...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel