Masjid Bersejarah di Lombok; Masjid Bayan Beleq



Masjid Bersejarah di Lombok; Masjid Bayan Beleq
Sumber Foto: lokaltrip.id
Penulis: Hilful Fudhul


Terdapat banyak sekali tempat-tempat bersejarah di pulau Lombok ini, pulau yang dijuluki sebagai pulau Seribu Masjid. Puluhan ribu masjid berdiri kokoh di pulau ini, setidaknya terdapat satu masjid di satu desa, dan belum terhitung mushala-mushalanya.


Akan tetapi, hanya beberapa masjid saja yang menjadi saksi peradaban Islam masa lampau.  Masjid yang menyimpan sejarah masa lalu, salah satunya adalah masjid Bayan Beleq. Masjid ini diperkirakan dibangun pada abad ke 16, dan konon didirikan oleh Syeikh Gaus Abdur Razak. Oleh sebagian orang lainnya, beranggapan bahwa masjid Bayan, dibangun oleh Sunan Prapen pada abad ke 15.


Tidak ada sumber jelas dan memberikan argumentasi yang kuat mengenai tahun berdirinya masjid ini. Tidak  jelas pula siapa yang mendirikan. Akan tetapi, masyarakat Lombok meyakini pada dua perdebatan di atas. Masjid Bayan ini berbentuk persegi, dengan dinding terbuat dari bamboo setinggi 1,25 meter.


Sebagai bangunan bersejarah, masjid Bayan atau masjid lainnya di Nusantara, memiliki filosofi tertentu yang menjadi ciri khas, dan biasanya tergambar dalam bentuk bangunan masjid. Seperti pada masjid Bayan, yang memiliki filosofi tiang yang diperuntukkan ke tokoh penting agama. Yaitu tiang sebelah Tenggara difungsikan untuk Khatib, tiang di Timur Laut diperuntukkan oleh Lebai, tiang sebelah Barat laut untuk Mangku Bayan Timur sedangkan tiang sebelah Barat Daya untuk Penghulu.


Tentu, selain memiliki filosofi tersendiri, tiang berfungsi sebagai penyangga bangunan masjid, yang umumnya berbahan dasar bambu yang ditumbuk atau disebut pagar rancak. Pada bagian dinding Mihrab terbuat dari papan kayu yang berjumlah 18 bilah. Dibuat berbeda karena antara Imam dan Makmum itu berbeda. Di bagian atap masjid berbentuk lonjong tanpa kubah, sebagaimana umumnya bangunan masjid kuno di Indonesia.


Puncak masjid hanya berbentuk serupa mahkota, di bagian Blandar terdapat tempat untuk menaruh hiasan yang berbentuk seperti Ikan dan Burung. Mengenai dua binatang yang disebutkan di atas, memiliki makna masing-masing. Bahwa kehidupan Ikan yang berada di bawah air, dimaknai sebagai lambang kehidupan duniawi. Sedangkan, Burung yang hidup terbang di angkasa, dimaknai sebagai lambang dari kehidupan akhirat, dan diharapkan agar masyarakat sekitar hidup berimbang antara dunia dan akhirat.


Keunikan masjid Bayan ini, terlihat dari berbagai ornament yang terdiri dari banyak binatang. Seperti pada bagian atas mimbar, terdapat hiasan berbentuk Naga, dan di badan Naga terdapat gambar tiga binatang yang berbentuk persegi 7, 8 dan 12. Dimaknai sebagai 12 bulan, 8 Windu dan 7 melambangkan jumlah hari.


Selain terdapat hiasan Naga, ada juga hiasan berbentuk pohon, Rusa, Telur dan Ayam. Hal ini menjadi keunikan tersendiri. Sebagaimana bangunan masjid pada umumnya, kita biasaya akan menjumpai masjid dihiasi ornament Kaligrafi. Pada masjid Bayan, ada sebuah perbedaan. Karena penuh dengan hiasan seperti binatang dan tumbuhan. Hal ini yang kiranya jarang sekali kita temukan pada bangunan masjid lain di Indonesia.


Selain bangunan masjid sendiri, terdapat beberapa makam keramat yang berada di sekitar bangunan masjid. Yakni di selatan masjid terdapat makam Plawangan, yang konon dikenal sebagai orang pertama yang memeluk agama Islam di daerah tersebut. Di sebelah timur laut terdapat makam Karangsalah, sebelah barat laut ada makam Anyar, di sebelah selatan juga terdapat makam Syeikh Abdur Razak atau makam Reak.


Keunikan bangunan masjid serta sejarah yang terdapat di dalamnya, adalah sebuah pengetahuan penting bagi kita saat ini. Lombok memang terkenal sebagai salah satu daerah destinasi yang sering dikunjungi oleh banyak wisatawan. Jika memang tertarik pada wisata sejarah sekaligus religi, adalah Masjid Bayan Beleq salah satu tempat yang patut untuk dikunjungi. Keunikan itu juga dilihat dari kehidupan masyarat adat Bayan, yang dikenal dengan penganut Islam Wetu Telu.




Kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia

Pilihan Redaksi

Sebuah Buku Berjudul “Macam-macam Gaya Seks untuk Pemula”

Sumber Foto: cuandernoderetazos.wordpress.com Penulis: Ameera Matahari* Hotel mewah yang berisi lebih dari dua puluh lantai d...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel