Suara Rumput dan Sehimpun Puisi Lainnya


Suara Rumput dan Sehimpun Puisi Lainnya

Penulis: Galih Ahmad Dinata

Menjelang Senja

Menjelang senja penulis itu tak sadarkan diri
Sementara rokok yang belum dihisapnya,
masih di atas asbak. Kepalanya penuh darah,
dan luka-luka. Penulis itu habis duel dengan
gerombolan kata : kata sifat, kata ganti, kata
keterangan, kata sambung, dan kata kerja.

Setelah senja tenggelam berganti malam
Ia datang lagi ke layar komputernya
Tapi kali ini ia berhadapan dengan
gerombolan kalimat : kalimat berita,
kalimat suruh, dan kalimat Tanya.

Kalimat-kalimat itu ditantang duel satu-persatu
Baru saja hendak mengeluarkan kuda-kuda
Kalimat itu sudah tersusun menjadi satu paragraf
di layar komputernya.

2020


Sepanjang Malam

Sepanjang malam aku menulis puisi
Jam dinding memberitahu hari sudah pagi

Aku duduk di depan layar komputer
Ibu tidur di atas ranjang
Di bola matanya ada kerlap-kerlip bintang
Di kepalanya ada catatan hutang

Bapak baru saja pulang dari Jakarta
Sampai di rumah pukul enam lebih lima
Kami bertiga duduk di meja makan
Bapak mengeluarkan penghasilan
Aku sibuk menyantap makanan
Ibu sibuk menangis,
Air matanya berjatuhan ke lantai

2020



Suara Rumput

Jalan raya diperluas
Kami ditindas
Sawah kami rawat
dengan cinta dan kasih sayang
Digusur

Kami cuma sekadar rumput
Tak mengenal apa itu filsafat,
Ilmu hukum dan kedokteran.
Apalagi ketatanegaraan

Karena setiap hari
Kami hanya bercocok tanam
Dari pagi sampai menjelang malam.

2020

   
Burung Gereja

Memasuki halaman rumahnya
Aku melihat burung gereja beterbangan
Ketika mentari pagi turun
Halamannya penuh bunga dan jendela kaca

Ia duduk di beranda sambil minum
secangkir kopi, meredakan nyeri dan
dosa-dosanya.

Burung gereja terus beterbangan
Sambil mengepakkan sayap keindahan
Dan peradaban : kursi panjang, bunga
mawar dan pohon-pohon yang tinggi menjulang.

Akhirnya kudekati ia dari belakang
Dan kujamah sambil memeluknya

2020





Lahir di Cirebon, 21 Oktober 2000. Ia merupakan mahasiswa dari Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UGJ Cirebon. Ia menulis sejak Sekolah Menengah Atas. Ia pun aktif dalam organisasi kampus di Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (HMJ Diksatrasia).

Bisa ditemui di :

-          Facebook               : @Galih Ahmad Dinata

-          Twitter                    : @Galihahmadd_

-          Instagram               : @Galihahmad21

Pilihan Redaksi

Sebuah Buku Berjudul “Macam-macam Gaya Seks untuk Pemula”

Sumber Foto: cuandernoderetazos.wordpress.com Penulis: Ameera Matahari* Hotel mewah yang berisi lebih dari dua puluh lantai d...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel