Kabar dari Laut dan Sehimpuin Puisi Lainnnya [Puisi]


Kabar dari Laut dan Sehimpuin Puisi Lainnnya [Puisi]
Sumber Foto: pixabay.com

Penulis: Adiratna

Kabar dari Laut

Gemuruh pasang air

Yang melekat dalam relungku

Berkecamuk

Mendengar kabar dari laut


Seperti ombak yang memecah karang,

Kabar dari laut

Berhasil mengubah batu hati

Menjadi samudra pasir


Rapuh

Bimbang

Tak mampu

Jadi pijakan


Dendelion

Indah

Rapuh

Dan aku

Itu katamu

Lalu kau bumbui kata tapi

Dan berucap

Rapuh

Bebas

Dan melahirkan jiwa yang baru


Kata Hati

Duhai kata yang runyam di hati

Kembalilah menjadi jeda yang terkubur senyap

Tak perlu merisau

Tak usah berkecamuk

Tidurlah dalam keabadian yang damai

Tenang

Setenang sepi yang tak berteman

Dengan malam maupun siang


Kado

Kado terbaik di tahun ini adalah perjuangan

Lalu pertemuan di antar muara tangis dan tawa

Menyibak rasa dan seketika menggulung dalam satu raga

Dunia amat fana dan kehidupan begitu absurd


Kado

Kado termanis di tahun ini adalah merasa tua

Menumbuhkan tanggung jawab dan membuahkan ikhlas


Kado

Kado terpahit di tahun ini adalah mencintai

Karena dengan mencintai, aku bertambah menjadi gila


Semoga

Pada akhirnya segala kata menguap ke langit

Dan sebagian hanya meninggalkan aku

Di ruang tanpa aku dan kita.


Segala kenyataan menjeratku untuk menerima

Bahwa keegoisan takdir adalah yang terbaik.


Kamu salah,

Jika berpikir

Aku sedang menggerutu pada takdir.

Karena nyatanya mulutku merapal

Menjunjungmu ke langit.


Menutup mata segala patah,

Membisu pada rindu,

Dan tuli terhadap kabar buruk.


Ini bukan kalimat pembelaan atau pengorbanan.

Hanya sebuah bukti bahwa rasa itu ada.

Dan karena rasa aku menjadi munafik

Pada raga dan jiwa.


Semoga suatu hari kau tak sadar.

Karena jika kau sadar

Waktu tak lagi berpihak pada kita.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel