Bang Beckham yang Memilih Pensiun dari Instagram


Bang Beckham yang Memilih Pensiun dari Instagram
Sumber Foto: kartun.inilah.com

Penulis: Maulana Rangga

Tulisan ini, mengangkat kejadian di kurun waktu yang sudah lumayan lama. Pagi itu, tepatnya 29 Maret 2018, pukul 06 lewat beberapa menit, tidak sengaja saya membuka Instagram. Saya menemukan fotonya @davidbeckham bersama seorang siswi SMP bernama Sripun, yang direpost akun Instagram @tempodotco. Awalnya saya sempat kaget, dalam hati, saya langsung bertanya. Apa bang Beckham mengangkatnya jadi anak ya?

Karena sedikit kepo dan banyak waktu luang pagi itu, saya langsung stalking Instagramnya bang Beckham. Jujur, sebagai orang yang ngefans sama bang Beckham, saya merasa sedikit iri. Lha kenapa tidak? Bintang pesepak bola sekelas bang Beckham ini, gujuk-gujuk sudah di Indonesia, mampir di Semarang lagi. Kenapa gak di Jogja dulu? Padahal sebelumnya beliau dari Jakarta.

Tapi ndak apa-apa, siapa tahu sebelum pulang ke rumahnya, dia bakalan mampir di Jogja untuk sekedar makan di angkringan dowo. Ya, saya berdoa seperti itu ketika kejadian tersebut.

Saya pun sempat menyarankan buat mas @yamadipatiseno waktu itu. Sebagai penulis bola, walaupun bang Beckham ternyata gak mampir di Jogja untuk sekedar makan di angkringan, jangan sampai melewatkan menulis soal Beckham ini. Ya waktu itu sih, memang mumpung orangnya lagi di Indonesia. Apalai kalau mau wawancara langsung, ini jadi kesempatan yang bagus, kan?.

Saya juga menyesalkan PSSI yang tidak menyambut idola saya tersebut, ketika tiba di Indonesia. Padahal kan, kalau PSSI mau, gak sulit-sulit banget mengadakan acara konferensi pers dengan bang Beckham. Siapa tahu, bang Beckham bisa ngasih motivasi buat pemain bola kita, apalagi liga satu lagi panas-panasnya waktu itu. Mujur-mujur, bang Beckham malah berminat menjadi pelatih TimNas kita, atau salah satu klub sepakbola kita.

Suudzon saya, PSSI sengaja gak menyambut bang Beckham secara resmi. Lantaran lagi padat-padatnya ngurusin jadwal liga satu, yang lagi panas-panasnya. Sepanas hubungan pacaran yang sudah di ujung tanduk.

Yang menjadi pertanyaan saya waktu itu, dek Sripun ini kenalnya di mana sama bang Beckham? Saya yang udah ngefans dari SD merasa kecolongan. Beruntung banget kamu dek. Jangan sia-siakan keberuntunganmu itu kata saya dalam hati. Dari sekian banyak fans bang Beckham, pengen dapet tanda tangannya aja susah, apalagi mau bikin instastory kayak kamu dek. Pokonya kamu orang yang beruntung pake BGT dah!

Alasan datangnya bang Beckham ke Indonesia kali ini, sebenarnya tidak jauh-jauh amat dengan jalur karir yang ia tempuh. Pada Januari 2005, bang Beckham resmi menjadi ikon organisasi anak dunia, UNICEF. Kedatangannya ke Indonesia kali ini pun, termasuk dalam agenda UNICEF.

Bagian yang menarik sih, bukan soal keterlibatan bang Beckham dengan UNICEF. Tetapi keputusannya setelah bertemu dek Sripun, yang bikin saya kaget gak habis pikir.

Lha piye, akun Instagramnya diambil alih ee sama dek Sripun. Sebagai pemain bola yang merangkap artis, dan juga berteman dengan beberapa artis terkenal seperti Robbie Williams, Snoop Dogg, dan Tom Cruise, saya sungguh menyayangkan keputusan bang Beckham memberikan akun Instagramnya kepada dek Sripun waktu itu. Sampai hari ini, saya sendiri belum tahu lagi nasib akun Instagram tersebut.

Kalau saya dianggap iri, oleh keputusan bang Beckham yang lebih memilih dek Sripun ketimbang saya, itu salah besar. Saya juga gak berniat menjadi viral. Karena ya yang namanya viral, berapa lama sih tahannya?

Saya cuma gak bisa ngebayangin, gimana nanti jadinya setelah bang Beckham gak punya “Instagram”. Coba deh bayangin. Temen deketnya yang rata-rata artis papan atas, ketika ketemu bang Beckham dalam suatu acara, terus mereka selfie bareng. Pas mau upload foto, kan bingung kalo beliau gak punya Instagram.

Mau posting di facebook, ah sekarangkan Instagram lebih banyak peminatnya. Ya gak kenapa-kenapa juga sih. Instagramkan emang tempatnya pamer. Betul, tidak? Terbukti loh, banyak engguna facebook yang men-non-aktifkan facebooknya, dan lebih memilih aktif di instagram.

Kedua, bang Beckham gak bisa lagi tuh diundang buat ngisi seminar. Loh, kok ngisi seminar sih? Ya elah bro, sekarang kan udah biasa seminar yang bertema, menjadi pengusaha sukses dan meraih untung lewat Instagram. Belum pada tahu apa?

Gak perlu tak sebutkan artisnya lah ya. Kalian para lelaki kardus, atau jomblo yang setia, pasti tahu siapa artis yang saya maksud.

Ketiga, buat dek Sripun. Saya waktu itu punya sebuah saran sebenranya. Ya, untuk dek Sripun, kamu jangan sampai berkecill hati dek, kalau ada yang mem-bully karena kamu dapet akun instagramnya bang Beckham yang 43 juta pengikut itu.

Percayalah, para hatersmu yang nyinyir itu, mereka cuma sekedar iri. Pokoknya lanjut terus dek, lawan dengan apa yang kamu miliki sekarang. Modal instagramnya bang Beckham bisa jadi tamengmu kalo ada yang mengangap kamu remeh. Pokoknya saya dukung kamu, dek Sriiipun.

Saran saya sih, bang Beckham jangan pensiun dulu dari instagram. Soalnya masih banyak fans yang akan merindukan aktifitas bang Beckham yang mudah dipantau lewat instagram. Tapi, saya juga belum ngecek lagi sih, bang Beckham udah punya Instagram baru apa belom? Kayaknya udah ya? Hehe. Maaf saya sudah pindah haluan ke aplikasi sebelah.

Selain itu, kepopuleran bang Beckham pasti gak akan turun lah ya kalau sekedar gak pake Instagram. Tapi masalahnya, kalau pemain Indonesia banyak yang menjadikan bang Beckham sebagai panutan, terus mengikuti langkah bang Beckham yang memilih pensiun dari Instagram, ini nih yang gawat.

Lha iyo, kok iso? Ya gimana yak. Jagad persepak-bola-an di Indonesai pasti gak akan rame. Kalau pemainnya banyak yang pensiun dari Instagram.

Soalnya nih ya, fans klub maupun TimNas kita, sangat memperdulikan aktifitas para pemain dan klub idola sampai ke komposisi TimNas-nya. Nah itu gampang dicari di mana coba, kalau bukan di Instagram. Betul, tidak?

Jadi, pasti sepi beud nanti kalo banyak yang mengikuti langkah bang Beckham. Walupun belum ada tanda-tanda sih pemain bola kita yang akan mencontoh bang Beckham. Hehe....

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel